diposkan pada : 15-09-2018 21:00:46 Cara Daftar Haji Reguler Maupun Haji Plus serta Persyaratannya

Cara Daftar Haji Reguler Maupun Haji Plus serta Persyaratannya 0857-1758-9900 Berhubung dengan masih banyaknya umat Muslim yang belum mengetahui bagaimana cara mendaftar haji, untuk kali ini kami akan menge-Share tentang Cara Daftar Haji Reguler Maupun Haji Plus. Perlu Anda ketahui, bahwa dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia terbagi dalam 2 cara, yakni:

  1. Haji Reguler, yang diselenggarakan langsung oleh pihak pemerintah.
  2. Haji Khusus atau Plus, yang diselenggarakan oleh pihak swasta atau travel haji dan umroh.

 

Perbedaan diantara keduanya itu adalah cara setoran pendaftaran haji, jumlah pembayaran dan fasilitas yang akan didapatkan selama berada di Tanah suci, tetunya hal itu akan berbeda jauh. Dimana peserta Haji Reguler akan menginap selama 40 hari di Tanah suci sedangkan untuk ONH Plus hanya dengan waktu 25 hari saja.

 

Cara Mendaftar Haji Reguler

  1. Membuka Rekenig Haji

 

Tidak semua bank yang mau menerima setoran haji, hanya ada beberapa bank aja yang ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran untuk haji, bank diantaranya ialah BRI, BRI Syariah, BNI, Bank Muamalat, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BTN, Bank Jateng, Bank CIMB, Bank Permata Syariah dan lain sebagainya. Bank-bank tersebut telah bekerja ama dan ditunjuk langsung oleh Departemen Agama (Depag) sebagai Penerima Setoran Haji.

 

Untuk bisa membuka tabungan haji, Anda harus datang langsung ke bank penerima setoran haji yang Anda pilih, karena harus mengisi beberapa formulir dan tandatangan, serta membawa kartu identitas diri seperti KTP asli maupun copy-an. Sedangkan, untuk setoran awal dan saldo minimum tergantung pada setiap bank yang telah ditunjuk, masing-masing memiliki prosedur yang tak sama. Perlu Anda ketahui bahwa tabungan ini tidak memiliki bunga/imbal hasil, biaya administrasi dan kartu ATM dan lain sebagainya. Sebab memang untuk pendebetan yang ada hanya diperuntukkan untuk setoran haji saja.

 

Perlu Anda catat, bahwa rekening haji dengan rekening tabungan biasa itu jauh berbeda. Maka dari itu, jika Anda memang ingin membuka rekening untuk tabungan haji, maka katakan langsung pada Cutomer Service yang melayani untuk membuka rekening haji. Berapapun uang yang Anda miliki, tabungkan saja yang memang tidak terpakai di Bank agar Anda pun cepat naik haji. Jika tabungan haji Anda sudah mencapai 25 jutaan maka Anda pun dapat mendaftarkan ke Kementerian Agama (Kemenag) agar mendapatkan SPPH dan Nomor Porsi.

 

  1. Mencari Surat Keterangan Kesehatan dan Golongan Darah dari Puskesmas

 

Dimana pada surat keterangan ini nantinya akan dibawa ke Kemenag beserta buku tabungan haji, jika sudah mencapai sebesar 25 juta. Jangan lupa juga untuk menjelaskan ke petugas di Puskesmas bahwa Anda meminta surat pengantar kesehatan untuk mendaftar haji.

 

  1. Mengisi Surat Pendaftaran Haji di Kantor Kemenag

 

Anda dapat memperoleh Surat Pendaftaran Pergi Haji atau biasa disingkat dengan SPPH di kantor Kemenag Kota atau Kabupaten, bukan KUA Kecamatan.

 

Jelaskan sedetail mungkun bahwa Anda itu ingin mendaftar haji, maka Anda pun akan diberi SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) dalam bentuk formulir. Isilah formulir yang sesuai dengan data yang Anda miliki. Di dalam surat tersebut terdapat beberapa kolom diantaranya yang dibutuhkan itu ialah Nomor Rekening Haji, NIK, golongan darah dan data lain sebagainya.

 

 

  1. Mengajukan Porsi di Bank

 

Jika Anda telah mendapatkan lembar Surat Pendaftaran Pergi Haji atau SPPH dari Kemenag setempat, maka Anda pun diharuskan untuk pergi ke Bank tempat Anda menyetor dengan membawa SPPH tersebut agar mendapatkan porsi. Jelaskan pada Customer Service Bank bahwa Anda ingin memperoleh nomor porsi untuk keberangkatan haji. Dan pastikan uang dalam tabungan Anda telah mencapai 25 juta rupiah, sebab jika jumlahnya masih kurang dari itu maka Anda pun belum berhak mendapatkan porsi haji.

 

  1. Melaporkan Ke Kantor Kemenag

 

Apabila calon haji telah mendapatkan bukti setoran awal BPIH dan nomor porsi, maka untuk langkah berikutnya yang harus ditempuh adalah kembali ke Kantor Kemenag dengan membawa berkas sebagai berikut:

 

  1. Bukti setoran awal BPIH
  2. Surat pendaftaran pergi haji (SPPH) selembar
  3. Foto berwarna, dengan 80% wajah, background putih (tidak berkaca mata dengan ukuran 3x4=10 lembar dan 4x6=2 lembar.
  4. Fotocopy Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas sebanyak 4 lembar
  5. Fotocopy Akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, buku nikah dan ijazah, masing-masing 2 lembar

 

Semua proses diatas tersebut dapat dikerjakan sendiri tanpa melalui makelar dan tidak dikenai biaya, kecuali cetak foto, fotocopy, dan periksa kesehatan. Jika Anda telah usai melakukan seluruh proses diatas maka Anda pun kini sudah bisa duduk santai dan menunggu di tahun kapan Anda bisa naik haji. Anda dapat cek tahunkeberangkatan Anda melalui website kemenag.go.id. Jangan lupa untuk segera melakukan pelunasan biaya haji, kerena jika ternyata dalam waktu yang telah ditentukan ternyata tabungan Anda belum mencapai harga biaya haji reguler di tahun keberangkatan maka porsi yang telah diperoleh akan gugur dan digantikan oleh jamaah lainnya yang memang sudah lunas.

 

Cara Mendaftar Haji Khusus atau Plus

Untuk pendaftaran pembayaran haji ONH Plus, kepada calon jamaah haji wajib menyetor tabungan haji plus minimal sebesar 5000 USD agar mendapatkan nomor porsi ONH Plus dengan rincian sebagai berikut, Rp 1.100.000 untuk uang muka/DP ke Travel Haji Plus dan 4000 USD untuk setoran awal BPIH ke Kemenag. Setelah memperoleh nomor porsi ONH Plus, maka calon haji dapat menyerahkan semua berkas yang telah ditentukan dan dibutuhkan oleh travel khusus penyelenggara ONH Plus yang telah Anda pilih. Kemudian, lakukan pelunaan ONH Plus 4 bulan setelah calon jamaah haji mendapatkan kepastian nomor porsi hajinya bisa juga berangkat di tahun musim haji yang telah ditetapkan.

 

Untuk jumlah pembayaran ONH Plus umunya di mulai dari harga sebesar 8000 USD hingga 12000 USD, hal itu tergantung dengan fasilitas hotel dan jumlah teman sekamar yang dipilih Double, Triple atau Quad. Semakin dekatnya antara jarak hoel dengan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah maka biaya ONH Pus Travel akan semakin mahal. Disarankan kepada calon haji untuk membuka sendiri tabungan hajinya langsung di bank-bank yang telah ditunjuk Kemenag. Usai melakukan pelunasan baru menyerahkan berbagai persyaratan hajinya kepada travel haji ONH Plus.

 

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penipuan pemberangkatan haji yang masih marak sekali sekarang ini di Indonesia. Karena masih banyak jumlah oknum yang menjanjikan pemberangkatan haji cepat tanpa melalui antrean nomor porsi haji.

 

Padahal, untuk sekarang ini yang namanya ONH Biasa maupun ONH Plus harus mendapat nomor porsi haji terlebih dahulu baru dapat berangkat haji secara resmi. Dan kepada setiap calon haji wajib memiliki tabungan haji pada salah satu bank yang telah ditunjuk terlebih dahulu sebelum menyerahkan berbagai persyaratan kepada penyelenggara haji ONH Plus atau ONH Biasa.

 

PT.AIDA TOURINDO WISATA

Travel Umroh dan Haji Plus

Jl. Cempaka Putih Tengah No.33 Jakarta Pusat 10510

No.Telp: (021) 4280-2417

No.Hp: 0857-1758-9900

Web: www.biayaumrohhemat.com

Artikel lainnya »