Promo Biaya Umroh Murah di bulan Maret

Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami. travel haji plus Gerogol

saco-indonesia.com, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, telah mengatakan, untuk dapat menjaga kepercayaan publik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya harus segera memeriksa Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terkait dalam kasus sport center Hambalang.

“Segerakan periksa Ibas atau publik tidak akan percaya lagi sama KPK,” kata Boyamin , Kamis 6 Februari 2014 kemarin malam.

Menurut dia, nama Ibas sudah telah disebut-sebut terkait dalam kasus Hambalang, baik oleh Yulianis sebagai mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, maupun mantan ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Karena itu, publik juga harus mengetahui sejauh mana keterlibatan Ibas bila memang ada. Selain itu, pemeriksaan tersebut untuk dapat meluruskan keseimpangsiuran dugaan keterlibatannya.

“Pertimbangan karena dia (Ibas) anak Presiden tentu ada. Jika dihalang-halangi dari pemeriksaan tersebut akan menjadi kerugian, baik bagi KPK maupun Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. SBY sendiri juga pernah berkoar-koar mengatakan ‘Saya akan menjadi panglima terdepan memberantasan korupsi’,” tuturnya.

Yulianis, yang juga saksi kunci kasus Hambalang, juga pernah mengatakan bahwa Bos Grup Permai yang juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, telah memberikan uang USD200 ribu kepada Ibas. Uang tersebut telah diberikan terkait dalam Kongres Partai Demokrat 2010.

Meski demikian, Yulianis juga mengaku tidak melihat langsung uang tersebut diserahkan oleh Nazaruddin.

Selain itu, Anas juga telah menganggap Ibas layak untuk diperiksa KPK sebagai saksi seputar aliran dana proyek Hambalang. “Kalau saya ditanya, apakah Mas Ibas layak dimintai keterangan oleh KPK? Menurut saya, layak,” ujar Anas.


Editor : Dian Sukmawati

KPK DISARANKAN SEGERA PERIKSA IBAS

Artikel lainnya »