umroh ramadhan

Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami. harga umroh plus turki di Indramayu

LONDON, Saco- Indonesia.com - Pelatih Jose Mourinho resmi melatih Chelsea. Salah satu laga besar yang akan dilakoni Mourinho adalah pertandingan Piala Super UEFA kontra Bayern Muenchen di Eden Arena, Praha, pada 30 Agustus 2013.

Pertandingan itu bakal menjadi laga emosional bagi Mourinho. Ia akan bertemu Josep "Pep"Guardiola yang merupakan pelatih anyar Die Roten. Seperti diketahui, Mourinho dan Guardiola memiliki rivalitas yang sengit ketika kedua pelatih tersebut masih berkarier di Spanyol, Mourinho di kubu Real Madrid dan Guardiola di kubu Barcelona.

Piala Super UEFA merupakan pertandingan yang mempertemukan juara Liga Champions melawan juara Liga Europa. Bayern yang di bawah kendali Jupp Heynckes berhasil menyabet gelar Liga Champions musim ini. Adapun, Chelsea yang saat itu diarsiteki Rafel Benitez berhasil mengangkat trofi Liga Europa. 

Bagaimana komentar Mourinho soal pertemuannya dengan Pep?

"Ini bukan pertandingan antara Mourinho dan Pep Guardiola, tetapi pertandingan Chelsea dan Bayern Muenchen. Mourinho tidak melakukan apa pun untuk pertandingan ini dan Guardiola juga tidak melakukan apa pun untuk pertandingan ini," jelas Mourinho.

"Pemainlah yang melakukannya dan juga pelatih sebelumnya (menjuarai Liga Champions dan Liga Europa). Jadi, saya akan berada di pertandingan nanti hanya membantu klub saya dan pemain untuk memenangkan trofi. Tidak ada lain.  Ini bukan hal krusial untuk pekerjaan kami atau musim kami. Kami harus menjalani pramusim dan bekerja keras." (CLS)

Sumber:Kompas.com

Editor :Liwon Maulana(galipat)
Sebuah Komentar Mou Soal Pertarungan dengan Pep

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »