Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami. biaya haji onh plus Tangerang Selatan

saco-indonesia.com, Berbagai macam produk makanan atau minuman kaya akan probiotik sedang marak untuk dipromosikan kepada masyarakat. Padahal penyumbang bakteri baik bagi usus bukan cuma makanan atau minuman kaya probiotik.

Seorang dokter yang telah mempelajari bagaimana cara bakteri dapat menyehatkan tubuh menyebutkan kalau bubur juga termasuk makanan wajib konsumsi. Sebab bubur ternyata juga dapat menyumbangkan asupan bakteri baik bagi usus.

"Saya mencoba tidak makan sereal selama dua minggu kemudian enam minggu berikutnya mengonsumsi sereal saja," papar Dr Christoffer van Tulleken dari Skotlandia.

Pada akhir percobaannya, Dr Tulleken juga mengaku dirinya merasa luar biasa. Ia pun telah menemukan kalau beberapa bakteri dalam ususnya mati sementara bakteri lain yang sifatnya baik bagi usus jumlahnya berkembang menjadi sangat banyak.

Menurut Dr Tulleken, asupan lemak dan gula dalam dosis tepat sebenarnya baik bagi usus. Konsumsi kedua nutrisi tersebut pun juga perlu dikonsumsi setiap hari.

Terlepas dari percobaan Dr Tulleken, ternyata bubur tersebut juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, yaitu:

    Menangkal depresi, karena kaya akan vitamin B6 yang dapat merangsang hormon serotonin pada otak, bubur adalah makanan yang ampuh untuk dapat meredakan stres dan depresi.
    Melawan osteoporosis, kandungan bubur sereal yang telah dicampur dengan susu adalah sumber kalsium yang sangat baik, sehingga konsumsinya mampu dapat mencegah kondisi tulang keropos.
    Menghentikan kebiasaan merokok, sebab ada senyawa di dalam bubur sereal yang mampu dapat menenangkan sistem saraf dan menurunkan efek kecanduan terhadap nikotin.

Editor : dian sukmawati

PENYUMBANG BAKTERI BAIK BAGI USUS DENGAN MAKAN BUBUR

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »